Baik & Jahat
Pernahkah kau merasa terjebak di antara kebaikan dan kejahatan? Hebat kalau jawabannya tidak. Karena aku merasa terjebak setiap harinya.
Aku percaya selalu ada sisi baik & sisi buruk dari seseorang. Baik & Jahat. Dan menurutku itu wajar, karena itu membuktikan bahwa kau adalah manusia. Tak perlu takut & khawatir berlebihan. Karena bagaimanapun kendali ada di tanganmu .. apakah kau ingin sisi baik yg mendominasi atau justru sisi buruk yg akan mendominasi. Kau pasti bisa mengendalikannya. Karena kau punya hati nurani. Kalau kau tidak bisa mengendalikannya, bisa jadi kau tak punya hati nurani. Dan itu berarti kau bukan manusia.
Tapi harus diakui bahwa ada banyak faktor yg mempengaruhi kemampuan kita mengendalikan sisi baik & sisi buruk itu. Yang paling utama adalah faktor lingkungan. Nilai2 dan norma yg ditanamkan di dirimu sedari kecil. Itu yg paling mempengaruhi. Tapi bagaimanapun kau adalah manusia. Yang dibekali dengan hati nurani. Dan pikiran. Kau selalu bisa berpikir dan bertanya pada hati kecilmu tentang segala keputusan yg perlu diambil. Kalau kau tidak pernah malas berpikir, maka kau akan melihat lebih banyak dari yg pernah kau lihat dengan matamu. Kau tidak akan lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Kau akan berpikir jauh & mendalam mengenai apa yg kau lakukan. Apa untungnya bagimu. Apa pengaruhnya bagi orang lain. Adakah manfaatnya. Dan itu akan membuatmu tetap baik.
Dan bagaimanapun sisi jahat tetap diperlukan. Karena ia akan selalu melihat dunia dengan kejam. Hal itu menjadikanmu lebih waspada. Tidak gampang dibodohi. Bukankah ada yg bilang baik & bodoh itu tipis bedanya.
Tapi beruntung lah bagimu yang punya hati yang bersih. Yang kejahatan pun malas utk menodai putihnya hatimu. Karena hidupmu akan jauh lebih damai. Tenang. Dan kau pun sudah memiliki surgamu.
Aku percaya selalu ada sisi baik & sisi buruk dari seseorang. Baik & Jahat. Dan menurutku itu wajar, karena itu membuktikan bahwa kau adalah manusia. Tak perlu takut & khawatir berlebihan. Karena bagaimanapun kendali ada di tanganmu .. apakah kau ingin sisi baik yg mendominasi atau justru sisi buruk yg akan mendominasi. Kau pasti bisa mengendalikannya. Karena kau punya hati nurani. Kalau kau tidak bisa mengendalikannya, bisa jadi kau tak punya hati nurani. Dan itu berarti kau bukan manusia.
Tapi harus diakui bahwa ada banyak faktor yg mempengaruhi kemampuan kita mengendalikan sisi baik & sisi buruk itu. Yang paling utama adalah faktor lingkungan. Nilai2 dan norma yg ditanamkan di dirimu sedari kecil. Itu yg paling mempengaruhi. Tapi bagaimanapun kau adalah manusia. Yang dibekali dengan hati nurani. Dan pikiran. Kau selalu bisa berpikir dan bertanya pada hati kecilmu tentang segala keputusan yg perlu diambil. Kalau kau tidak pernah malas berpikir, maka kau akan melihat lebih banyak dari yg pernah kau lihat dengan matamu. Kau tidak akan lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Kau akan berpikir jauh & mendalam mengenai apa yg kau lakukan. Apa untungnya bagimu. Apa pengaruhnya bagi orang lain. Adakah manfaatnya. Dan itu akan membuatmu tetap baik.
Dan bagaimanapun sisi jahat tetap diperlukan. Karena ia akan selalu melihat dunia dengan kejam. Hal itu menjadikanmu lebih waspada. Tidak gampang dibodohi. Bukankah ada yg bilang baik & bodoh itu tipis bedanya.
Tapi beruntung lah bagimu yang punya hati yang bersih. Yang kejahatan pun malas utk menodai putihnya hatimu. Karena hidupmu akan jauh lebih damai. Tenang. Dan kau pun sudah memiliki surgamu.
Label: life


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda